Dalam dunia infrastruktur listrik, APC (American Power Conversion) kini bagian dari Schneider Electric — sudah menjadi nama besar yang sering muncul saat orang berbicara soal ketahanan daya dan sistem cadangan listrik. Di Indonesia, APC hadir sebagai solusi menyeluruh, dari perangkat rumahan hingga sistem UPS tiga fase untuk data center dan fasilitas industri. Solusi UPS Lengkap untuk Segala Skala Produk APC mencakup berbagai kategori: Rumah & Kantor Kecil: seri Easy UPS, Back-UPS, Back-UPS Pro Server & Jaringan: Smart-UPS, Smart-UPS On-Line, Easy UPS On-Line Data Center & Industri: Galaxy VS, Galaxy VX, Galaxy VM, Easy UPS 3L / 3M / 3S, Symmetra, dan sistem UPS modular lainnya Artinya, entah Anda mengelola server kecil di ruang kantor atau sebuah pusat data besar dengan beban listrik tinggi, APC punya varian yang pas. Kelebihan & Nilai yang Dibawa Beberapa nilai utama yang ditawarkan APC by Schneider Electric: Integrasi Holistik — APC bukan cuma tentang perangkat; mereka membangun ekosistem manajemen daya yang terhubung dan aman (termasuk proteksi siber). Skalabilitas — Sistem modular memungkinkan penambahan kapasitas tanpa mengganti keseluruhan UPS. Keandalan & Tangguh — Produk APC dirancang untuk operasi 24/7 dengan proteksi tinggi terhadap gangguan daya. Dukungan Lokal — Sebagai merek global yang sudah hadir di Indonesia, Anda bisa mendapatkan dukungan teknis, layanan purna jual, dan suku cadang secara lokal. Kenapa Harus Memilih APC di JPower? Sebagai distributor & penyedia solusi listrik, JPower mampu membantu Anda memilih varian APC yang tepat berdasarkan kebutuhan beban, redundansi, budget, dan ruang fisik. Kami juga siap melayani instalasi, konfigurasi, dan layanan purna jual agar solusi Anda berjalan optimal. Dengan APC by Schneider Electric sebagai basis produk, JPower membawa kepada Anda jaminan stabilitas daya, keamanan sistem, dan performa jangka panjang — tanpa repot mencari vendor berbeda untuk tiap level kebutuhan. Percayakan kebutuhan UPS Anda: dari kantor kecil hingga sistem tiga fase besar — JPower & APC siap bantu.
Tag: datacenter
APC SRTG20KXLI: UPS 20kVA Andal untuk Data Center & Infrastruktur Kritis
Untuk Anda yang mengelola data center, rumah sakit, atau infrastruktur industri—gangguan listrik bisa jadi mimpi buruk. Nah, APC SRTG20KXLI hadir sebagai solusi UPS on-line dengan kapasitas tinggi, siap menjaga agar sistem tetap berjalan tanpa gangguan. Unit ini punya kapasitas 20 kVA / 20 kW dan cocok untuk beban tiga fase. Anda bisa pasang dalam bentuk rack 7U atau sebagai tower berdiri. UPS ini bertipe double-conversion on-line (pure sine wave), artinya arus masuk selalu diolah dulu agar output tetap bersih dan stabil tanpa kompromi. SRTG20KXLI mendukung input tegangan 230V, 380V, hingga 415V dan ada opsi koneksi hardwire 5-wire (3P + N + E) dan 3-wire (1P + N + E). Efisiensinya tetap stabil—≤ 5 % distorsi beban penuh. Kalau kebutuhan runtime lebih panjang, UPS ini juga bisa ditambahkan baterai eksternal hingga 4 set. Dengan konfigurasi penuh, beban 20 kVA bisa didukung hingga sekitar 34 menit backup. Garansinya pun kompetitif: ganti unit baru selama 3 tahun dan ganti unit baterai selama 2 tahun pembelian via Distributor seperti kami. Ringkasan Kelebihan Kapasitas tinggi 20 kVA / 20 kW, cocok beban berat Topologi double-conversion on-line → output aman & bersih Fleksibel: rack / tower + opsi input 3 / 5 cable Bisa diperpanjang runtime dengan baterai eksternal Garansi unit & baterai untuk perlindungan purna jual Kalau Anda ingin supaya sistem tidak pernah “mati” ketika listrik goyah, APC SRTG20KXLI layak jadi pertimbangan utama.
UPS Berperan Penting untuk Data Center? Simak Manfaatnya!
Data center atau yang lebih dikenal dengan pusat data, merupakan ruangan yang dirancang khusus untuk tempat penyimpanan file, informasi bisnis, hingga server komputer dari perusahaan yang biasanya terhubung dengan jaringan internet. Data center sering dikira sebagai satu benda tunggal. Namun, kenyataannya media penyimpanan ini terdiri dari banyak elemen teknis seperti switch, router, saklar, server, perangkat keamanan, sistem penyimpanan, pengendali pengiriman aplikasi, dan lain sebagainya. Salah satu yang harus dijaga adalah aliran listrik yang mencegah data center mengalami kegagalan sistem. Perusahaan wajib memiliki tenaga cadangan seperti UPS agar aliran listrik tetap stabil dan mencegah terjadinya gangguan yang tidak diinginkan. Gangguan pada Data Center Gangguan yang sering terjadi pada data center yaitu ketika data center bergantung dari listrik yang disediakan oleh PLN dan tidak memiliki cadangan tenaga. Apabila keadaan darurat terjadi dan pasokan listrik tidak terpenuhi dan tidak ada cadangan daya, maka akan terjadi kelumpuhan sistem. Selain itu beberapa gangguan ini juga sangat mempengaruhi efisiensi kinerja dari Data Center, diantaranya: Pemadaman Listrik: Biasanya terjadi karena sambaran petir ataupun pemadaman listrik sehingga dapat sangat mempengaruhi jaringan pasokan listrik yang ada. Gangguan ini bisa dikategorikan Force Major dan masuk sebagai keadaan darurat. Lonjakan Tegangan: Terjadi saat mematikan atau menyalakan ulang server. Lonjakan yang tidak diinginkan dalam daya listrik yang paling sering terjadi adalah hasil dari mematikan beban listrik yang besar, sementara penurunan listrik terjadi karena menyalakan daya listrik. Gangguan Kualitas Daya: Hal ini disebabkan variasi tegangan dalam arus bolak balik listrik. Ketidakstabilan frekuensi listrik dapat merusak data center, bahkan peralatan elektronik sederhana Anda pun bisa rusak jika terjadi terus menerus. Manfaat UPS Data center yang andal dan tahan terhadap gangguan listrik membantu memperkuat reputasi bisnis di mata customer dan partner. Downtime yang disebabkan oleh gangguan listrik dapat merusak citra bisnis dan menurunkan trust pelanggan. Dengan memastikan ketersediaan data dan aplikasi, UPS membantu bisnis mempertahankan reputasi yang positif dan mempertahankan kepercayaan pelanggan. Berikut beberapa manfaat dari UPS, diantaranya: 1. Perlindungan Terhadap Gangguan Listrik UPS berfungsi sebagai pelindung utama terhadap berbagai gangguan listrik yang dapat mengganggu operasional data center, seperti ketika terjadi pemadaman listrik UPS dapat menyimpan energi listrik dalam baterai internalnya, sehingga dapat terus memasok daya ke peralatan yang terhubung selama pemadaman listrik. Selain itu UPS dapat menyerap dan meredam lonjakan tegangan serta mencegah kerusakan pada perangkat elektronik yang sensitif. 2. Mencegah Hilangnya Data Gangguan listrik dapat menyebabkan kerusakan pada perangkat penyimpanan data, seperti hard disk dan server, yang dapat mengakibatkan hilangnya data yang tidak terduga. UPS memberikan waktu yang cukup untuk melakukan shutdown sistem yang terkontrol dan mencegah hilangnya data akibat gangguan listrik. 3.Meningkatkan Ketersediaan Data dan Aplikasi Dengan memastikan aliran listrik yang stabil dan konsisten, UPS membantu meningkatkan ketersediaan data dan aplikasi yang kritis bagi bisnis. Gangguan listrik yang teratasi dengan cepat melalui UPS membantu mencegah downtime sistem yang dapat mengganggu operasional bisnis dan merugikan profitabilitas. 4.Meningkatkan Efisiensi Operasional UPS membantu meningkatkan efisiensi operasional data center dengan mengurangi risiko kerusakan peralatan dan downtime yang berkepanjangan. Gangguan listrik yang tidak terduga dapat menyebabkan biaya perbaikan yang tinggi dan mengganggu produktivitas karyawan, yang dapat berdampak pada efisiensi keseluruhan bisnis. 5.Memperpanjang Umur Peralatan Elektronik Dengan melindungi peralatan elektronik dari gangguan listrik, UPS membantu memperpanjang umur perangkat dan mengurangi biaya penggantian perangkat yang sering terjadi. Gangguan listrik yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada komponen elektronik yang sensitif, sehingga mengurangi umur peralatan dan meningkatkan biaya operasional. Untuk mendapatkan UPS terbaik mulai dari pemasangan, perawatan dan lain sebagainya, Anda dapat menghubungi sales@ijpower.id. Tunggu apa lagi? Yuk pasang UPS terbaik bagi data center Anda!